6.27.2011

STIE, Menumbuhkan Posko Hijau di Tenggarong Kutai Kartanegara

STIE Kerjasama PKBM Lakukan Pemanfatan Sampah

2011-06-24  05:38:38
TENGGARONG, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tenggarong sebagai salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Kabupaten Kutai Kartanegara terus memacu dalam upaya peningkatan sumber daya manusia, tidak hanya dalam batas di ruang lingkup perguruan tinggi, namun juga diberikan keahlian dalam penciptaan social entrepreneurship (kewirausahaan masyarakat).
 
Pengembangan kewirausahan masyarakat tersebut dilakukan dengan pemanfaatan sampah dan pengelohan solar cell (tenaga surya) yang sejauh ini terus diterapkan, yang muaranya untuk menciptakan penberdayaan masyarakat secara jangka panjang.
"Dikota kota berkembang sampah menjadi bagian problem masyarakat, jika kondisi sampah tidak dimanfaatkan secara baik maka tak jarang malah akan merusak ekologi. Olah karenanya, kemajuan ekonomi bertumbuh diharapkan juga tidak merusak tatanan ekologi,” kata Yogi Akbar Dosen pengajar STIE Tenggarong, kepada wartawan Kamis (23/6) kemarin siang.

Yogi menjelaskan, melalui pemanfaatan sampah tersebut diolah menjadi pupuk organic yang memiliki manfaat besar. Pupuk yang dihasilkan tersebut padat dan cair. Yang mempunyai manfaat untuk kesuburan tamanan dan kesuburan tanah.”Pupuk padat misalnya bisa untuk menyuburkan tanaman, seperti tanaman sawit maupun karet. sementara untuk yang cair bias untuk mengembalikan kesuburan tanah,” kata Yogi.

Menurut Yogi melalui program tagline "Lets Grow Green", STIE mengajak mahasiswa menyelamatkan lingkungan. Mahasiswa merupakan bagian agen-agen hijau yang sepatutnya memiliki tanggungjawab untuk terus melestarikan lingkungan agar tetap hijau dan menularkan keahlian dan pengetahuan itu kepada warga masyarakat.

"Sejauh ini kami juga bermitra dengan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Puteri Karang Melenu di Loa Kulu. Kami membuat Posko (kompos kota) hijau. Sampah yang dikumpulkan diolah menjadi pupuk sehingga mempunyai nilai tambah ekonomi bagi warga," papar Yogi.
 
PENAS
Momen Penas sepertinya menjadi momen penting untuk memperkenalkan program yang ada di STIE Tenggarong. Dalam even tersebut  STIE juga membuka stan dan memamerkan hasil pengolahan sampah yang dikelola di Posko Hijau Loa Kulu. Selain pengolahan sampah, pemanfaatan tenaga surya menjadi kegiatan berikutnya guna menyelamatkan kerusakan ekologi. "Melalui program tenaga surya, kita memperkenalkan di daerah pedalaman Kukar dimana ketersediaan listrik belum terpenuhi. Kedepannya kita juga tak menutupkemungkinan akan bermitra dengan beberapa perusahaan dalam memasarkan produk tenaga surya kepada warga pedalaman,” tambahnya. (awi)
 
http://www.poskotakaltim.com/berita/read/12682-stie-kerjasama-pkbm-lakukan-pemanfatan-sampah.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Mari gabung diskusi

Cari Kompos di Google

Memuat...

Kompos

Kompos adalah material hasil penguraian campuran aneka bahan organik dalam lingkungan mikro yang kondusif. Penguraian bahan organik menjadi kompos dapat dipercepat oleh populasi bakteri serta lingkungan mikro (PH, kelembaban, suhu, intensitas aerasi dan ukuran bahan). Membuat kompos adalah mengontrol dan mengatur proses penguraian (dekomposisi) alami melalui pencampuran aneka bahan secara tepat dan seimbang agar mikroba menggunakannya sebagai energi dalam proses penguraian bahan organik melalui pemberian air ( kelembaban), pengaturan temperatur, PH dan ukuran bahan.

Tentang Kompos

Mesin Pembuat Kompos [ Rotary Klin Elektrik] RKE 1000 L

Mesin Pembuat Kompos  [ Rotary Klin Elektrik] RKE 1000 L
Alat mesin ini berdimensi PLT ( Tinggi= 190 cm, lebar= 155 cm, panjang: 290 cm.) mengolah sampah organik secara modern dengan menggunakan listrik 3 HP ( 1800 Watt), dalam 5 hari merobah sampah organik menjadi kompos.

Alat Pembuat Kompos Individual ( Compost Bin)

Alat Pembuat Kompos Individual ( Compost Bin)
Komposter adalah alat yang berfungsi media penyimpan, pengolah dan prosesing sampah menjadi kompos. Sampah organik ( seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan ) akan menjadi kompos dan pupuk organik cair yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk organik mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) sedikit sekali ( < 100 Ppm). Komposter individual atau type rumah tangga ini baik digunakan para hobbies tanaman hias dan pertamanan ( S, M, L, Roler Kompos, Barel Kompos dan komposter Elektrik KE 100L).

Mesin Kompos RKM 1000 L

Mesin Kompos  RKM 1000 L
Alat mesin ini berdimensi PLT ( Tinggi = 190 cm, lebar = 155 cm, panjang= 290 cm) terbuat dari bahan fiber resin murni, reducer, dan peralatan aerasi lainnya. Alat Mesin Rotary Klin Type RKM 1000 L ini merupakan solusi tepat untuk penanganan, pengolahan dan penghancuran sampah ( organik) menjadi kompos.

Alat Pembuat Kompos ( KE-100L)

Alat Pembuat Kompos ( KE-100L)
Komposter Elektrik Model KE-100L berdimensi PLT (Panjang x Lebar x Tinggi)= 55 cm x 55 cm x 85 cm. Komposter elektrik Model KE 100L ini ( dapat dimuat 90 Unit/ Container 20 feet), terbuat dari bahan fiber, plastik dan motor engine hasil perakitan (assembling) pabrik Bandung dan aneka spare part mesin cuci dikota Batam, memerlukan daya listrik 330 watt, 220 Volt. Dengan Komposter elektrik Biophoskko®, membuat kompos, khususnya pupuk organik cair, menjadi mudah dan sangat praktis.

Komposter Pembuat Kompos ( Compost Bin)

Komposter Pembuat Kompos ( Compost Bin)
Komposter adalah media penyimpan bahan pembuatan kompos yang berasal dari sampah organik ( seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan). Bahan sampah organik ini mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) yang baik bagi pertumbuhan tanaman dan perbaikan kesuburan tanah.

Green Phoskko® (GP-3) Pupuk Kompos

Green Phoskko® (GP-3) Pupuk Kompos
Pupuk organik alami Green Phosko® (GP-3) dibuat dari sampah organik yang banyak terdapat di sekitar lingkungan rumah tangga, pasar, mall, pabrik dan restoran. Diproses menggunakan mikroba pengurai Green Phoskko- suatu aktivator dalam aktivitas dekomposisi ( fermentasi) sampah di dalam media komposter ( compost Bin) atau Rotary Kiln.

Mikroba Pengurai Green Phoskko® [GP-1] Aktivator untuk pembuatan kompos

Mikroba Pengurai Green Phoskko® [GP-1] Aktivator untuk pembuatan kompos
Green Phoskko® (GP-1) Activator ( @ 250gr/ Pack ) adalah konsorsium mikroba unggulan (bakteri aktinomycetes- spesies aktinomyces naeslundii, Lactobacillus spesies delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, ragi, dan jamur serta Cellulolytic Bacillus Sp) berfungsi sebagai pengurai bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan dan lain-lainnya). Bermanfaat untuk mempercepat proses dekomposisi ( menghancurkan bahan organik), menghilangkan bau busuk dan menekan pertumbuhan ( antagonis) mikroba penyebab bau, penyebab penyakit akar dan mikroba yang merugikan tanaman (patogen).

Kompos

Kompos
Green Phoskko® is compost fertilizer contains all the essential nutrients plants need are complete , odorless and beneficial to improvement of soil structure that is less crumbly , loose soil and alter the cracks so loose and soak the water when it rains.

Penggembur Kompos Green Phoskko® [GP-2)] - Bulking Agent

Penggembur Kompos Green Phoskko® [GP-2)] - Bulking Agent
Penggembur (Bulking Agent) Green Phoskko® (GP-2) adalah suatu bahan mineral, energi dan bahan bagi pengkayaan unsur hara dalam proses pembuatan kompos atau pengomposan sampah organik. Berfungsi sebagai starter dan campuran bahan baku dalam dekomposisi sampah menjadi kompos, untuk mempermudah penggemburan ( menambah porositas), menjaga rasio C/N, menaikan suhu bahan sampah, meningkatkan PH, memelihara kelembaban dan kandungan air serta ikut memberi media bagi bekerjanya mikroba pengurai dalam pembusukkan sampah dan limbah organik.

Komentar Kompos