12.22.2010

Kompos, Peluang Bisnis dan Kemelimpahan Produk Sehat

Penguraian bahan organik, limbah maupun sampah, dengan upaya daur ulang (recycle) maupun guna ulang (reuse), akan menjadi material baru berupa kompos. Bagi kepentingan pertanian di pedesaan, perawatan tanaman hias dan obat di pekarangan, kompos - sebagai jenis pupuk organik, sangat penting untuk menggemburkan dan menumbuhkan mikrobilal. Pembuatan taman dan budidaya tanaman di pekarangan rumah, kendati bisa menggunakan pupuk kimia, namun dengan hasilnya dikonsumsi, memerlukan perlengkapan taman atau sangat dianjurkan hanya diaplikasikan unsur hara dan senyawa dari bahan kandungan pupuk organik kompos.
Kompos, kini dikomersialkan sebagai pupuk guna melengkapi peranan penyedia unsur hara dalam konsentrasi tinggi pada pupuk buatan (sintetis), seperti aneka jenis pupuk yang kini banyak beredar. Berbagai jenis pupuk kimia, mulai pupuk dengan kandungan hara tunggal hingga majemuk, pupuk formula spesifik tanaman maupun pupuk berbentuk tabur dan bentuk pupuk tablet. Perkebunan, dan pertanian komersial, yang mengusahakan tanaman tahunan, atau tanaman keras, dalam menjaga tingkat produktivitasnya, sangat tergantung kepada pupuk kimia. Namun, meningkatnya kerusakan lahan akibat ekspoloitasi terus menerus, serta tuntutan pengurangan emisi timbulan efek rumah kaca dalam pemanasan global, penggunaan kompos, khususnya yang mendapat asupan inokulan bakteri penambat (N2), pelarut posfat, zat tumbuh (ZPT) sebagai katagori kualitas pupuk hayati, penggunaannya makin meningkat. 


Pupuk organik seperti kompos maupun pupuk hayati sangat penting dalam membangun pertanian organik, yakni praktek budidaya pertanian dalam menghasilkan aneka bahan pangan berlabel produk sehat, memiliki kandungan residu kimia dibawah ambang batas yang membahayakan kesehatan.
Tren meningkatnya permintaan produk pangan sehat, khususnya di perkotaan, menuntut warga kota itu sendiri mendukungnya dalam bentuk kemelimpahan kompos dan pupuk organik bagi pertanian. Karena, hasil pertanian akan kembali ke kota, menjadi makanan kita semua. Makin banyaknya komunitas Posko Hijau - Green Phoskko Organic Product, melakukan pilah olah sampah di kota, biaya pupuk pertanian diharapkan akan turun, dan sekaligus dengan itu naiknya kesejahteraan petani. Sedikit merobah kebiasaan kita semua, dalam meletakan dan menempatkan material sisa aktiviats, dalam tempat sampah secara terpisah berdasar jenisnya, memberi arti besar pada perbaikan derajat kesehatan serta kesejahteraan. Daur ulang sampah menjadi kompos, membuka peluang bisnis sekaligus, memberi kemelimpahan pada ketersediaan produk sehat, bagi kesehatan kita semua*).

Posko Hijau ( Kelola Sampah Berbasis Komunitas): Daur Ulang Sampah, Membuka Peluang Bisnis dan Kemelimpahan Produk Sehat

2 komentar:

  1. Di Indonesia, produktifitas lahan sawah kita, rata-rata hanya 4 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar per musim tanam. Sementara petani Thailand sudah bisa mencapai rata-rata 6 ton GKP per hektar per musim tanam. Rahasianya ada di kualitas benih dan pemupukan. Untuk mencapai hasil rata-rata 6 ton GKP, diperlukan aplikasi pemupukan organik minimal 3 ton per hektar per musim tanam. Untuk kondisi tanah sawah di Jawa yang telah terlanjur rusak karena keracunan nitrogen akibat pemupukan urea dosis tinggi, diperlukan aplikasi kompos minimal 5 ton per hektar per musim tanam. Baru pada musim-musim tanam berikutnya, dosis kompos itu pelan-pelan diturunkan hingga menjadi 3 ton per hektar per musim tanam.

    Nah bgmn bisa di kita penuhi kompos sebanyak itu per ha per musim, padahal harga kompos bisa lumayan besar klu 5 ton.

    BalasHapus
  2. Pada proses pembuatan kompos ini, dari pengumpulan bahan baku yang berada di sekitar hingga menjadi kompos melibatkan berbagai pihak, seperti para peternak dan pengumpul residu tanaman hingga industri pembuat kompos. Kompos yang telah jadi, dapat digunakan untuk memupuk tanaman, yang hasilnya dapat diolah dan dipasarkan sebagai produk organik. Dan residu tanaman tersebut dapat digunakan untuk membuat kompos kembali atau untuk makanan ternak. Kotoran ternak dapat digunakan untuk membuat kompos.

    BalasHapus

Mari gabung diskusi

Cari Kompos di Google

Memuat...

Kompos

Kompos adalah material hasil penguraian campuran aneka bahan organik dalam lingkungan mikro yang kondusif. Penguraian bahan organik menjadi kompos dapat dipercepat oleh populasi bakteri serta lingkungan mikro (PH, kelembaban, suhu, intensitas aerasi dan ukuran bahan). Membuat kompos adalah mengontrol dan mengatur proses penguraian (dekomposisi) alami melalui pencampuran aneka bahan secara tepat dan seimbang agar mikroba menggunakannya sebagai energi dalam proses penguraian bahan organik melalui pemberian air ( kelembaban), pengaturan temperatur, PH dan ukuran bahan.

Tentang Kompos

Mesin Pembuat Kompos [ Rotary Klin Elektrik] RKE 1000 L

Mesin Pembuat Kompos  [ Rotary Klin Elektrik] RKE 1000 L
Alat mesin ini berdimensi PLT ( Tinggi= 190 cm, lebar= 155 cm, panjang: 290 cm.) mengolah sampah organik secara modern dengan menggunakan listrik 3 HP ( 1800 Watt), dalam 5 hari merobah sampah organik menjadi kompos.

Alat Pembuat Kompos Individual ( Compost Bin)

Alat Pembuat Kompos Individual ( Compost Bin)
Komposter adalah alat yang berfungsi media penyimpan, pengolah dan prosesing sampah menjadi kompos. Sampah organik ( seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan ) akan menjadi kompos dan pupuk organik cair yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk organik mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) sedikit sekali ( < 100 Ppm). Komposter individual atau type rumah tangga ini baik digunakan para hobbies tanaman hias dan pertamanan ( S, M, L, Roler Kompos, Barel Kompos dan komposter Elektrik KE 100L).

Mesin Kompos RKM 1000 L

Mesin Kompos  RKM 1000 L
Alat mesin ini berdimensi PLT ( Tinggi = 190 cm, lebar = 155 cm, panjang= 290 cm) terbuat dari bahan fiber resin murni, reducer, dan peralatan aerasi lainnya. Alat Mesin Rotary Klin Type RKM 1000 L ini merupakan solusi tepat untuk penanganan, pengolahan dan penghancuran sampah ( organik) menjadi kompos.

Alat Pembuat Kompos ( KE-100L)

Alat Pembuat Kompos ( KE-100L)
Komposter Elektrik Model KE-100L berdimensi PLT (Panjang x Lebar x Tinggi)= 55 cm x 55 cm x 85 cm. Komposter elektrik Model KE 100L ini ( dapat dimuat 90 Unit/ Container 20 feet), terbuat dari bahan fiber, plastik dan motor engine hasil perakitan (assembling) pabrik Bandung dan aneka spare part mesin cuci dikota Batam, memerlukan daya listrik 330 watt, 220 Volt. Dengan Komposter elektrik Biophoskko®, membuat kompos, khususnya pupuk organik cair, menjadi mudah dan sangat praktis.

Komposter Pembuat Kompos ( Compost Bin)

Komposter Pembuat Kompos ( Compost Bin)
Komposter adalah media penyimpan bahan pembuatan kompos yang berasal dari sampah organik ( seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan). Bahan sampah organik ini mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) yang baik bagi pertumbuhan tanaman dan perbaikan kesuburan tanah.

Green Phoskko® (GP-3) Pupuk Kompos

Green Phoskko® (GP-3) Pupuk Kompos
Pupuk organik alami Green Phosko® (GP-3) dibuat dari sampah organik yang banyak terdapat di sekitar lingkungan rumah tangga, pasar, mall, pabrik dan restoran. Diproses menggunakan mikroba pengurai Green Phoskko- suatu aktivator dalam aktivitas dekomposisi ( fermentasi) sampah di dalam media komposter ( compost Bin) atau Rotary Kiln.

Mikroba Pengurai Green Phoskko® [GP-1] Aktivator untuk pembuatan kompos

Mikroba Pengurai Green Phoskko® [GP-1] Aktivator untuk pembuatan kompos
Green Phoskko® (GP-1) Activator ( @ 250gr/ Pack ) adalah konsorsium mikroba unggulan (bakteri aktinomycetes- spesies aktinomyces naeslundii, Lactobacillus spesies delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, ragi, dan jamur serta Cellulolytic Bacillus Sp) berfungsi sebagai pengurai bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan dan lain-lainnya). Bermanfaat untuk mempercepat proses dekomposisi ( menghancurkan bahan organik), menghilangkan bau busuk dan menekan pertumbuhan ( antagonis) mikroba penyebab bau, penyebab penyakit akar dan mikroba yang merugikan tanaman (patogen).

Kompos

Kompos
Green Phoskko® is compost fertilizer contains all the essential nutrients plants need are complete , odorless and beneficial to improvement of soil structure that is less crumbly , loose soil and alter the cracks so loose and soak the water when it rains.

Penggembur Kompos Green Phoskko® [GP-2)] - Bulking Agent

Penggembur Kompos Green Phoskko® [GP-2)] - Bulking Agent
Penggembur (Bulking Agent) Green Phoskko® (GP-2) adalah suatu bahan mineral, energi dan bahan bagi pengkayaan unsur hara dalam proses pembuatan kompos atau pengomposan sampah organik. Berfungsi sebagai starter dan campuran bahan baku dalam dekomposisi sampah menjadi kompos, untuk mempermudah penggemburan ( menambah porositas), menjaga rasio C/N, menaikan suhu bahan sampah, meningkatkan PH, memelihara kelembaban dan kandungan air serta ikut memberi media bagi bekerjanya mikroba pengurai dalam pembusukkan sampah dan limbah organik.

Komentar Kompos