12.12.2010

Dengan Penemuan Komposter dan Konsorsium Bakteri, Membuat Kompos Jadi Mudah

Penemuan Komposter dan Konsorsium Bakteri, Membuat Kompos Jadi Mudah

Komposter adalah alat yang digunakan untuk membantu kerja bakteri pengurai ( decomposer) aneka material organik berupa sampah dan limbah menjadi bentuk baru, yakni material kompos dengan sifat-sifat seperti tanah. Tumbuhan, hewan dan bahkan manusia, atau semua jasad makhluk hidup, pada dasarnya terbentuk dari tanah. Dengan penguraian (dekomposisi), unsur karbon (C) dan senyawa dalam makhluk hidup dikembalikan jadi tanah. Penguraian itu karena kerja bakteri menguntungkan (saprofit) pada kondisi lingkungan mikro kondusif. Komposter adalah alat media bagi proses penguraian, agar dengan kondisi kondusif, bakteri melangsungkan fungsi penguraian bahan organik terus menerus tanpa tidur (dorman).

Bakteri memiliki keahlian spesialis, memerlukan kondisi lingkungan berbeda antara satu dengan jenis bakteri lainnya. Bakteri pengurai selulosa tidak bisa difungsikan bagi penguraian lemak maupun protein. Dengan kerja keras, sejak 25 Februari tahun 2005, Sonson Garsoni dan Tualar Simarmata, atas sponsor PT. CV Sinar Kencana (CVSK), mengenalkan cara mengurai material organik, oleh peranan aneka jenis bakteri hasil isolat dari sampah di kota. Dengan pengetahuan terdapatnya aneka jenis material dalam sampah kota, berbeda dengan limbah pertanian yang umumnya hanya daun dan ranting atau material sisa tumbuhan, aneka bakteri dengan fungsi berbeda-beda berikut fungi dan ragi, disajikan dalam media hidup dengan nutrisi tertentu untuk saling bekerjasama, membentuk konsorsium menjadi aktivator dalam mengolah sampah organik di perkotaan. Sampah di perkotaan umumnya memiliki keragaman isi terdiri antara lain dari kertas ( selulosa), sisa makanan berminyak, material sisa dari hewan berupa daging dan lemak (protein), yang tentu tidak bisa diurai oleh bakteri pada keahlian kerja pada jenis tumbuhan, seperti halnya bakteri pada pembuatan bokashi di pertanian.Kendati dipaksakan, pasti ada penyimpangan, beberapa material protein tidak akan diurai, dan diantaranya menimbulkan reaksi anaerobik dengan timbulnya gas methan dan H2S, atau bau busuk.

Berkat penemuan teknik isolasi bakteri, ragi dan jamur membentuk konsorsium dalam aktivator organik, dibuatlah media, yang kemudian disebut komposter. Alat ini difungsikan untuk memudahkan pengelolaan lingkungan mikro (PH, kelembaban, intensitas aerasi, suhu) bagi bekerjanya aktivator organik tersebut. Kini, tahun 2010, lima tahun kemudian sejak memulai isolasi aneka bakteri dan pengenalan aktivator organik bersamaan dengan ramainya isyu darurat sampah kota Bandung, komposter dalam berbagai model telah beredar di berbagai kota Indonesia, dan bahkan ekspor ke Malaysia. Komposter, sebagai alat dengan ukuran kecil bagi media penguraian material organik di rumah atau individual, sejak tahun 2006 telah pula dikenalkan dalam model kapasitas besar dengan nama mesin kompos ( rotary kiln). Berbagai skala kapasitas alat media bagi penguraian bahan organik ini, telah membantu masyarakat dalam membuat kompos, sekaligus ikut menyelesaikan masalah yang ditimbulkan sampah dan limbah, dalam berbagai tingkatan pengelolaan.

Kisah selanjutnya, klik
Kompos ( Green Phoskko Organic Product): Dengan Komposter, Membuat kompos Di Kota Jadi Mudah

Sonson Garsoni Marketing Network (MarkNet): Penemuan Komposter dan Konsorsium Bakteri, Membuat Kompos Jadi Mudah

2 komentar:

  1. Wow this is a great resource.. I’m enjoying it.. good article

    BalasHapus
  2. ya ini seperti dilakukan di Di Amerika, proses industri kompos dilakukan secara lebih modern. Bermacam-macam bahan organik dengan komposisi yang pas, digiling sampai halus. Selanjutnya material tersebut dimasukkan ke dalam tangki raksasa bersamaan dengan air, oksigen, bahan starter (misalnya gula, dedak atau bahan lainnya) dan biang bakteri. Suhu dalam tangki tersebut lalu diatur sesuai dengan tuntutan hidup bakteri. Dengan cara demikian proses pengomposan bisa dipersingkat hanya dalam waktu 3 sampai 4 hari.

    BalasHapus

Mari gabung diskusi

Cari Kompos di Google

Memuat...

Kompos

Kompos adalah material hasil penguraian campuran aneka bahan organik dalam lingkungan mikro yang kondusif. Penguraian bahan organik menjadi kompos dapat dipercepat oleh populasi bakteri serta lingkungan mikro (PH, kelembaban, suhu, intensitas aerasi dan ukuran bahan). Membuat kompos adalah mengontrol dan mengatur proses penguraian (dekomposisi) alami melalui pencampuran aneka bahan secara tepat dan seimbang agar mikroba menggunakannya sebagai energi dalam proses penguraian bahan organik melalui pemberian air ( kelembaban), pengaturan temperatur, PH dan ukuran bahan.

Tentang Kompos

Mesin Pembuat Kompos [ Rotary Klin Elektrik] RKE 1000 L

Mesin Pembuat Kompos  [ Rotary Klin Elektrik] RKE 1000 L
Alat mesin ini berdimensi PLT ( Tinggi= 190 cm, lebar= 155 cm, panjang: 290 cm.) mengolah sampah organik secara modern dengan menggunakan listrik 3 HP ( 1800 Watt), dalam 5 hari merobah sampah organik menjadi kompos.

Alat Pembuat Kompos Individual ( Compost Bin)

Alat Pembuat Kompos Individual ( Compost Bin)
Komposter adalah alat yang berfungsi media penyimpan, pengolah dan prosesing sampah menjadi kompos. Sampah organik ( seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan ) akan menjadi kompos dan pupuk organik cair yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk organik mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) sedikit sekali ( < 100 Ppm). Komposter individual atau type rumah tangga ini baik digunakan para hobbies tanaman hias dan pertamanan ( S, M, L, Roler Kompos, Barel Kompos dan komposter Elektrik KE 100L).

Mesin Kompos RKM 1000 L

Mesin Kompos  RKM 1000 L
Alat mesin ini berdimensi PLT ( Tinggi = 190 cm, lebar = 155 cm, panjang= 290 cm) terbuat dari bahan fiber resin murni, reducer, dan peralatan aerasi lainnya. Alat Mesin Rotary Klin Type RKM 1000 L ini merupakan solusi tepat untuk penanganan, pengolahan dan penghancuran sampah ( organik) menjadi kompos.

Alat Pembuat Kompos ( KE-100L)

Alat Pembuat Kompos ( KE-100L)
Komposter Elektrik Model KE-100L berdimensi PLT (Panjang x Lebar x Tinggi)= 55 cm x 55 cm x 85 cm. Komposter elektrik Model KE 100L ini ( dapat dimuat 90 Unit/ Container 20 feet), terbuat dari bahan fiber, plastik dan motor engine hasil perakitan (assembling) pabrik Bandung dan aneka spare part mesin cuci dikota Batam, memerlukan daya listrik 330 watt, 220 Volt. Dengan Komposter elektrik Biophoskko®, membuat kompos, khususnya pupuk organik cair, menjadi mudah dan sangat praktis.

Komposter Pembuat Kompos ( Compost Bin)

Komposter Pembuat Kompos ( Compost Bin)
Komposter adalah media penyimpan bahan pembuatan kompos yang berasal dari sampah organik ( seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan). Bahan sampah organik ini mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) yang baik bagi pertumbuhan tanaman dan perbaikan kesuburan tanah.

Green Phoskko® (GP-3) Pupuk Kompos

Green Phoskko® (GP-3) Pupuk Kompos
Pupuk organik alami Green Phosko® (GP-3) dibuat dari sampah organik yang banyak terdapat di sekitar lingkungan rumah tangga, pasar, mall, pabrik dan restoran. Diproses menggunakan mikroba pengurai Green Phoskko- suatu aktivator dalam aktivitas dekomposisi ( fermentasi) sampah di dalam media komposter ( compost Bin) atau Rotary Kiln.

Mikroba Pengurai Green Phoskko® [GP-1] Aktivator untuk pembuatan kompos

Mikroba Pengurai Green Phoskko® [GP-1] Aktivator untuk pembuatan kompos
Green Phoskko® (GP-1) Activator ( @ 250gr/ Pack ) adalah konsorsium mikroba unggulan (bakteri aktinomycetes- spesies aktinomyces naeslundii, Lactobacillus spesies delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, ragi, dan jamur serta Cellulolytic Bacillus Sp) berfungsi sebagai pengurai bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan dan lain-lainnya). Bermanfaat untuk mempercepat proses dekomposisi ( menghancurkan bahan organik), menghilangkan bau busuk dan menekan pertumbuhan ( antagonis) mikroba penyebab bau, penyebab penyakit akar dan mikroba yang merugikan tanaman (patogen).

Kompos

Kompos
Green Phoskko® is compost fertilizer contains all the essential nutrients plants need are complete , odorless and beneficial to improvement of soil structure that is less crumbly , loose soil and alter the cracks so loose and soak the water when it rains.

Penggembur Kompos Green Phoskko® [GP-2)] - Bulking Agent

Penggembur Kompos Green Phoskko® [GP-2)] - Bulking Agent
Penggembur (Bulking Agent) Green Phoskko® (GP-2) adalah suatu bahan mineral, energi dan bahan bagi pengkayaan unsur hara dalam proses pembuatan kompos atau pengomposan sampah organik. Berfungsi sebagai starter dan campuran bahan baku dalam dekomposisi sampah menjadi kompos, untuk mempermudah penggemburan ( menambah porositas), menjaga rasio C/N, menaikan suhu bahan sampah, meningkatkan PH, memelihara kelembaban dan kandungan air serta ikut memberi media bagi bekerjanya mikroba pengurai dalam pembusukkan sampah dan limbah organik.

Komentar Kompos