2.09.2010

Seminar Teknologi Olah Sampah dan Pemupukan


Sampah kawasan komersial ( pasar, mall, hotel, restoran, apartemen, pertokoan, perumahan, pabrik dan sejenisnya) kini diwajibkan Undang undang No 18/ 2008 untuk dikelola secara mandiri. Dengan demikian, penguasaan teknologi proses pengelolaan sampah - yang bisa mengolah sampah secara modern, cepat, menguntungkan secara ekonomi ( menjadi bentuk baru yakni sesuatu yang bisa dijual dan bernilai seperti kompos dan pupuk organik cair) serta pengetahuan pemasarannya, akan menjadi daya tarik dan pendorong bagi semua pihak dalam melakukan pengelolaan sampah secara mandiri tersebut. Demikian juga bagi pengusaha jasa (kontraktor, supplier, perusahaan jasa kebersihan), penguasaan teknologi olah sampah akan menjadi modal dalam menawarkan jasa pengelolaan sampah (cleaning service) kepada setiap kawasan komersial tersebut.

Sampah organik suatu kota - sebagai bahan baku pembuatan kompos - juga bermanfaat bagi perbaikan kesuburan lahan perkebunan dan pertanian. Eksploitasi lahan pertanian secara terus menerus dengan asupan pupuk kimia - tanpa perbaikan kadar C-Organik ( tingkat kesuburan) akan menurunkan produktivitas lahan. Pemberian kompos hasil olah sampah dikombinasikan pupuk sintetik kimia secara bijaksana diketahui mampu meningkatkan produksi sekaligus memelihara kesuburan perkebunan. Namun, sayangnya, pengetahuan pemupukan dengan menggabungkan kompos organik dan pupuk lengkap berimbang ( kandungan NPK-MgSCa+TE) - sebagai persyaratan utama dalam meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan (sustainable) - seringkali masih terbatas dikuasai petani dan pengusaha perkebunan.

Atas dasar kepentingan menyebarluaskan informasi teknologi pembuatan pupuk organik dari bahan sampah kota dan teknologi pemupukan secara lengkap dan berimbang (NPK-MgSCa+ TE), dilaksanakan seminar singkat " Teknologi Olah Sampah dan Pemupukan Perkebunan Sawit di Medan" pada 19 Februari 2010 bertempat di Ruang Pertemuan Kadin Sumut, Jl. Sekip Baru No 16 Medan


Penyaji materi adalah Ir Sonson Garsoni, alumni IPB - yang kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI), Ketua Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia (Askkindo), Wk Ketua Umum Kadin Jawa Barat dan sekaligus juga selaku pimpinan PT. Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK) yakni pelaku industri pupuk tablet ( Gramalet ), pupuk formula spesifik tanaman ( Gramafix) dan produsen komposter ( Biophoskko) - mesin pengolah sampah menjadi pupuk kompos dan organik- yang telah berpengalaman lebih 15 tahun dalam penyebaran teknologi pupuk dan pemupukan.

Konfirmasi kepesertaan dan informasi detil bisa dihubungi pelaksana ( organizer) di Medan :

Mahadi Hasibuan, SE
Telpon: +62-61-7864968
HP: +62-81376175864- 81572527115

atau

KADIN SUMATERA UTARA
Jl. Sekip Baru No. 16
Medan 20112
Telp.: 62-61 4523654, 4527799
( cp. Hendra Utama, S.Sos)

Seminar singkat ini dilaksanakan atas kerjasama Kadin Prov Sumut dan PT CV Sinar Kencana Pwk Medan, akan bermanfaat bagi :

1. Pelaku usaha dan pengelola properti kawasan komersial ( Mall, hotel, developer perumahan, restoran, apartemen) serta pengelola fasilitas sosial ( kawasan pendidikan meliputi sekolah, Universitas), rumah sakit dan tempat peribadatan - dalam mendapatkan teknologi alat mesin pengelolaan sampah,

2. Pengusaha pertanian dan perkebunan dalam kepentingan mendapatkan informasi pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pupuk cair (organik) bagi pemeliharaan kesuburan lahan,

3. Pengusaha perkebunan dalam kepentingan mendapatkan informasi teknologi pemupukan lengkap dan berimbang bagi peningkatan produktivitas kebun,

4. Peminat dan berbagai pihak yang peduli lingkungan dan peminat usaha berwawasan lingkungan serta produk organik,

5. Pejabat pemerintah maupun korporat yang berkaitan dengan CSR ( corporate social responsibility), PKBL serta pengendalian lingkungan.

Demikian semoga bermanfaat,

Salam,

PT. CV Sinar Kencana Pwk Medan
Mahadi Hasibuan, SE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari gabung diskusi